Sukadana – Seorang warga Desa Muara Jaya, Kabupaten Lampung Timur, mengalami momen dramatis ketika selamat dari serangan gajah liar.
Zakaria (50), seorang petani berpengalaman, berhasil menghindari bahaya yang mengintai saat membantu mengusir gajah yang masuk ke lahan pertanian.
Peristiwa itu terjadi ketika Zakaria diminta untuk membantu petani di Desa Tambah Dadi, kabupaten setempat, dalam menghalau gajah liar yang memasuki lahan pertanian mereka.
Warga Desa Muara Jaya dan Desa Tambah Dadi saling bahu-membahu dalam mengatasi masalah ini, karena keduanya berada di sekitar Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dan memiliki status sebagai penyangga hutan.
Hal itu disampaikan Budiono (59), eks anggota Pusat Informasi Lingkungan Indonesia (PILI) II, yang meminta bantuan Zakaria.
“Gajah-gajah itu akhirnya terhalau setelah Zakaria menggunakan sinar laser untuk mengusir mereka,” kata Budiono, Sabtu (17/3/2024).
Namun, salah satu gajah justru menyerang Zakaria.
Sebelumnya, Zakaria menceritakan bahwa saat sedang menjaga tanamannya di Desa Muara Jaya, ia dipanggil oleh Budiono untuk membantu menghalau gajah di Desa Tambah Dadi, pada Jumat (15/3/2024).
Meskipun berhasil mengusir sebagian gajah, satu ekor gajah masih menyergap Zakaria dari belakang.
Dalam serangan itu, Zakaria mengalami beberapa tendangan dari gajah tersebut, namun dengan ketabahan dan kecerdasannya, ia berhasil bertahan dengan pura-pura mati.
Meskipun kesakitan, ia menolak untuk menyerah dan terus bertahan.
Beruntungnya, saat Zakaria menolak untuk menyerah, gajah tersebut akhirnya menyadari bahwa Zakaria masih hidup.
Dengan refleks cepat, Zakaria berhasil menghindari serangan lebih lanjut dan akhirnya mengusir gajah tersebut.
Meskipun mengalami luka ringan, Zakaria tetap bersyukur karena berhasil selamat dari serangan gajah yang mengancam nyawanya.
Keberanian dan ketahanannya dalam menghadapi situasi yang mengancam tersebut patut diacungi jempol.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan terhadap satwa liar dan juga kesadaran akan bahaya yang mungkin mengintai ketika berada di sekitar habitat alaminya.(Eka/Ber)








