Bandarlampung – SMAN 7 Kota Bandarlampung melakukan perbaikan pada sejumlah fasilitas sekolah seperti plafon, dan atap gedung, selasa (30/7/2024).
Bendahara SMAN 7 Kota Bandarlampung, Helda membenarkan pihaknya tengah memperbaiki sejumlah fasilitas sekolah yang rusak, hal itu dilakukan berdasarkan kritik yang disampaikan melalui pemberitaan di media Haluan Lampung Group pada tanggal 26 Juli 2024 kemaren.
“Kami sangat senang diberikan kritik seperti ini, jadi kami bisa memperbaiki fasilitas yang rusak, saya juga berterimakasih atas kritiknya,” ujar Helda
Lebih lanjut Helda mengatakan bahwa perbaikan sejumlah fasilitas sekolah itu menggunakan anggaran dana BOS Tahun 2024 tahap ke-2, dan telah melalui pengajuan ke dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi lampung pada bulan juni lalu.
“Perbaikan itu kita ajukan secara online ke dinas pendidikan pada bulan juni 2024,dan direalisasikan sekarang,” lanjutnya.
Namun kejanggalan ditemukan oleh tim Haluan Lampung Group, dimana pada pencairan dana BOS Tanggal 16 Februari 2023, terdapat laporan anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah sebesar Rp. 48.800.000 dan pada pencairan dana BOS tahap ke dua yakni pada tanggal 25 Juli 2023, anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah mencapai Rp. 191.028.960.
Pada faktanya, pemeliharaan sarana dan prasarana (Sarpras) sekolah baru dilakukan pada tanggal 30 juli 2024,dan menggunakan dana BOS tahun 2024, hal ini menimbulkan pertanyaan, kemana anggaran pemeliharaan sarpras ditahun 2023 itu yang mencapai ratusan juta rupiah.
Menanggapi kejanggalan ini, Ketua LSM Barisan Anak Lampung Analitik Keadilan (BALAK), Idris Abung mempertanyakan anggaran dana BOS di Tahun 2023 untuk pemeliharaan sarpras sekolah, menurutnya, jika anggaran benar sudah direalisasikan dengan tepat, lalu kenapa baru tahun ini dilakukan perbaikan pada sejumlah fasilitas sekolah yang rusak.
“Anggaran pemeliharaan di tahun 2023 mencapai ratusan juta rupiah, lalu mengapa perbaikan itu dilakukan di tahun 2024 dan menggunakan dana BOS tahun 2024, kemana anggaran pemeliharaan sarpras di tahun 2023 itu,” ujarnya. (Alb)








