Lampung Barat – Beberapa wilayah di Kabupaten Lampung Barat dilaporkan mengalami curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, kondisi ini menyebabkan sejumlah daerah rawan banjir dan longsor.
Pemkab Lampung Barat melalui Badan Penanggulangan Becanda Daerah (BPBD) setempat telah mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Lampung Barat Padang Pryo Utomo, intensitas hujan mencapai 100-150 mm per hari, dengan durasi hujan yang cukup lama.
“Beberapa kecamatan yang terdampak antara lain Kecamatan Balik Bukit, Sekincau, dan Suoh,” jelas Padang saat dikonfirmasi, Kamis (20/02/2025).
Padang memprediksi, curah hujan tinggi masih akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan akibat pengaruh fenomena La Nina dan aktivitas Monsun Asia.
“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, longsor, dan genangan air di wilayah-wilayah rendah. Selain itu, angin kencang dan petir juga berpotensi terjadi selama periode hujan lebat ini,” ujarnya.
“Kami telah berkoordinasi dengan tim tanggap darurat dan relawan untuk memastikan kesiapsiagaan, masyarakat diharapkan dapat memantau informasi terbaru dari BPBD dan instansi terkait,” sambungnya.
Ia menambahkan, agar warga selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, baik melalui website, aplikasi, atau media sosial.
“Diharapkan langkah antisipasi dapat mengurangi risiko bencana yang mungkin terjadi akibat curah hujan tinggi ini,” Pungkasnya. (Arya/Rifa’i)








