Tak Indahkan Larangan Melintas, Mobil Bermuatan Gandum Terperosok di Jalan Lintas Liwa-Krui

Lampung Barat – Sebuah mobil bermuatan tepung dan gandum terperosok ke bahu jalan di ruas jalan yang mengalami longsor, tepatnya di KM 22 Pekon (Desa) Kubu Perahu, Kecamatan Balikbukit.

Kanit Patroli Sat Lantas Polres Lampung Barat, Ipda Manurung, didampingi Kanit Gakkum Bripka Hasan serta Kanit Lantas Polsek Balikbukit Bripka Gede Nyoman, menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar pukul 05.00 WIB.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi dan mengatur lalu lintas,” kata dia saat ditemui di lokasi, Senin (24/02/25).

Ia menjelaskan, pihak kepolisian sudah memasang banner imbauan dan membentuk pos penyekatan di jalan menuju Krui untuk mengantisipasi kejadian serupa.

“Informasi yang didapatkan, sekitar pukul 02.00 dini hari kejadian tersebut terjadi. Sopir mobil R6 ini melalui jalur ini saat petugas sedang beristirahat dan tidak menjaga pos penyekatan,” ungkapnya.

Menurutnya, sopir yang membawa mobil tersebut akan diberi sanksi berupa tilang agar mendapatkan efek jera.

“Saat ini, upaya yang dilakukan adalah dengan mengosongkan muatan mobil tersebut sehingga saat dievakuasi nantinya lebih ringan,” tambahnya.

Hingga saat ini, kemacetan masih terjadi dari arah Liwa menuju Krui maupun sebaliknya, dengan puluhan mobil yang mengalami antrean panjang.

“Sebagai upaya mencegah kemacetan lebih parah, kami telah mengimbau agar kendaraan diparkir di tempat yang lapang dan tidak memenuhi jalan,” jelasnya.

Ipda Manurung mengimbau agar para pengendara mobil R6 mematuhi imbauan yang telah disampaikan oleh Satlantas Polres Lampung Barat.

“Kami mengimbau agar pengendara bermuatan lebih dari 2 ton yang ingin menuju Pesisir Barat dapat melalui Kabupaten Tanggamus atau sebaliknya, agar kejadian seperti ini tidak terulang,” bebernya.

Sementara itu, salah satu pengendara dari Liwa yang ingin menuju Krui, Kribo, mengatakan bahwa dirinya sudah sekitar 4 jam terjebak macet.

“Ya, kami berharap agar mobil itu segera dievakuasi karena kami sudah berjam-jam menunggu di sini,” pungkasnya. (Arya/Rifai)

Pos terkait