Jakarta — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Hengki Ahmad Jazuli, secara resmi membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tahun 2025 yang digelar di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Senin (13/10/2025).
Dalam sambutannya, Hengki yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama Haluan Grup, menekankan pentingnya Rapimnas sebagai forum strategis bagi seluruh DPD dan DPC AWPI se-Indonesia untuk menghasilkan keputusan terbaik.
“Rapat pimpinan ini sangat penting agar kita semua dapat bermusyawarah dan mengambil keputusan terbaik, salah satunya terkait agenda Kongres AWPI ke-2 yang akan digelar pada tahun 2026 mendatang,” ujar Hengki.
Ia menjelaskan bahwa Rapimnas 2025 akan membahas tiga agenda utama yang menjadi arah kebijakan organisasi ke depan.
“Pertama, agenda persiapan Kongres AWPI ke-2 tahun 2026. Kedua, melaraskan program kerja AWPI dengan pemerintahan baru Presiden RI Prabowo Subianto guna menuju Indonesia Emas 2045. Ketiga, pelaksanaan Diklat Jurnalistik dan Koperasi AWPI,” cetusnya.
Hengki juga menyampaikan apresiasi atas semangat seluruh pengurus DPD dan DPC AWPI se-Indonesia yang hadir dan tetap berpartisipasi aktif dalam Rapimnas tahun ini, meskipun kondisi ekonomi nasional tengah mengalami efisiensi anggaran di berbagai daerah.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Rapimnas AWPI 2025 ini. Semangat dan komitmen para pengurus menjadi bukti kuat bahwa organisasi ini terus tumbuh dengan solid,” ucapnya.
Dalam penutupan sambutannya, Hengki berpesan agar seluruh anggota AWPI menjadikan peningkatan kompetensi sebagai pondasi utama dalam menjaga profesionalitas dan integritas di dunia jurnalistik.
“Kita bisa menciptakan wartawan yang profesional. Anggota AWPI harus mampu menjaga marwah pers,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hengki mengimbau seluruh DPD dan DPC AWPI di Indonesia untuk bersinergi dengan pemerintah daerah masing-masing dalam menjalankan hasil Rapimnas.
“Besok kita akan mulai merumuskan AD/ART secara seksama dalam Rapimnas AWPI 2025. Hasilnya akan diterapkan dengan bersinergi bersama pemerintah di setiap daerah,” pungkas Hengki. (Her)








