M. Ageng Habibie Diprediksi Punya Potensi Menang di Pilkades PAW Desa Sukaraja

Pesawaran – Sebagai salah satu dari tiga bakal calon kepala desa yang lolos seleksi tertulis dan CAT, M. Ageng Habibie (Nomor Urut 1) menjadi nama yang banyak dipercaya memiliki potensi besar untuk meraih kemenangan dalam Pemilihan Calon Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Sukaraja yang akan digelar Senin, 4 Februari 2026.

Seleksi awal yang melibatkan 7 calon pendaftar telah menghasilkan tiga nama yang berhak maju, yaitu M. Ageng Habibie beserta dua kontestannya Tri Agus Triadi (No.Urut 2) dan Cecep Jauhari (No.Urut 3). Tahapan seleksi telah dilaksanakan secara terstruktur oleh Panitia PAW yang diketuai Dian Fahmi, mulai dari penerimaan pendaftaran hingga tes tertulis dan CAT di Universitas Lampung pada 27 Januari 2026.

Camat Gedong Tataan, Marlis, menegaskan proses seleksi berjalan sesuai aturan dan pihaknya tetap netral. Pemilihan akan menggunakan sistem 250 mata pilih dari perwakilan 8 dusun di desa tersebut, dengan harapan seluruh proses berjalan kondusif dan menjaga marwah Desa Sukaraja.

Lahir dan besar di Desa Sukaraja, M. Ageng Habibie merupakan tokoh masyarakat yang aktif terlibat dalam pengawalan di DPRD Pesawaran.

Sosok sebagai aktivis dan sebagai satpam pengaman di DPRD Pesawaran ini Ageng cukup di kenal dalam ketegasan dan kepuawanya dalam menjalankan tugas

kegiatan pemerintahan khususnya didalam program kerjanya, Ageng mengusung tiga fokus utama:

– Pembangunan Infrastruktur: Perbaikan jalan desa, peningkatan sistem irigasi untuk pertanian, dan pengembangan fasilitas umum seperti posyandu dan balai desa.
– Peningkatan Ekonomi Masyarakat: Pendirian kelompok usaha produktif berbasis potensi lokal seperti pertanian organik dan kerajinan tangan, serta pendampingan akses modal bagi pelaku usaha kecil.
– Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia: Program pendidikan vokasional untuk pemuda, serta peningkatan pelayanan kesehatan dan sanitasi di seluruh dusun.

“Saya sangat menghargai kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Desa Sukaraja. Program kerja yang saya usung bukan hanya janji kosong, tetapi telah saya diskusikan bersama berbagai elemen masyarakat untuk memastikan sesuai dengan kebutuhan sebenarnya di lapangan,” ujar M. Ageng Habibie saat ditemui usai melakukan kunjungan ke Dusun Sukamaju.

Ia juga menegaskan komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat. “Jika saya diberi kesempatan memimpin, saya akan bekerja sama dengan semua pihak tanpa memandang latar belakang, karena pembangunan desa membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan awal dan dukungan yang mulai terlihat dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda, dan kelompok perempuan, M. Ageng Habibie dinilai memiliki visi yang jelas terkait pembangunan desa serta kapasitas yang dipercaya mampu membawa perubahan positif bagi Desa Sukaraja. ( Maung) .

Pos terkait