Pemkab dan Polres Pringsewu Salurkan Bantuan Alsintan, Percepat Tanam dan Perkuat Ketahanan Pangan

PRINGSEWU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu bersama Polres Pringsewu menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di Pekon Panjerejo, Kecamatan Gadingrejo, Senin (29/06/2026).

Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mempercepat musim tanam sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas bersama Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.

Bupati Riyanto mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui Kementan dan Polri yang terus memberikan dukungan kepada petani.
Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya nasional mewujudkan swasembada jagung melalui perluasan areal tanam, peningkatan produktivitas, serta penguatan sarana dan prasarana pertanian.

“Pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Kabupaten Pringsewu. Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas, khususnya komoditas padi dan jagung sebagai penopang ketahanan pangan,” ujar Riyanto.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian Pringsewu menunjukkan tren positif dalam tiga tahun terakhir. Luas panen padi meningkat dari 21.753 hektare pada 2023 menjadi 24.882 hektare pada 2025, atau bertambah rata-rata 1.565 hektare setiap tahun.

Produksi padi juga mengalami kenaikan dari 128.638 ton menjadi 154.782 ton pada periode yang sama, dengan rata-rata peningkatan sekitar 13.072 ton per tahun.

Sementara itu, produktivitas jagung meningkat dari 5,33 ton per hektare pada 2023 menjadi 7,57 ton per hektare pada 2025. Menurut Bupati, peningkatan tersebut merupakan hasil penerapan teknologi budidaya, penggunaan benih unggul, serta dukungan sarana dan prasarana pertanian.

“Bantuan alsintan ini sangat strategis untuk mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi usaha tani, memperkuat produktivitas pertanian, sekaligus mendukung terwujudnya swasembada jagung sebagai program prioritas nasional,” katanya.

Riyanto berpesan agar kelompok tani penerima bantuan dapat memanfaatkan dan merawat alsintan secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluruh anggota kelompok maupun masyarakat sekitar.

Ia juga meminta para penyuluh pertanian terus mendampingi petani dalam penerapan teknologi budidaya, penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, pengendalian organisme pengganggu tanaman, serta pemanfaatan alsintan secara efektif dan efisien.

Bupati berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kepolisian, penyuluh, dan petani dapat semakin memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung terwujudnya swasembada jagung nasional.

“Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi para petani untuk terus meningkatkan produksi, kesejahteraan, serta memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Pringsewu,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu Hendrid, Kepala Dinas Pertanian Maryanto, jajaran Pemkab Pringsewu, Polres Pringsewu, camat, kepala pekon, serta tokoh masyarakat setempat. (Red)

Pos terkait