KRUI – Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung masih terus mencari keberadaan dua nelayan asal Pesisir Barat yang hilang saat melaut.
Pencarian sudah dimulai sejak Jumat lalu dengan mengerahkan tim SAR gabungan.
Kepala Kantor Basarnas Provinsi Lampung, Deden Ridwansah mengatakan tim rescue tiba di lokasi kejadian pada Jumat (27/1/2023) pukul 03.00 WIB, langsung berkoordinasi dengan tim rescue SAR gabungan untuk melakukan pencarian. Pencarian pada Sabtu (28/1/2023) dimulai pukul 07.00 WIB.
“Pencarian pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu masih belum membuahkan hasil, kita akan perluas area pencariannya,” ucapnya, Minggu (29/1/2023).
Koordinator Pos SAR Tanggamus, Hendra, mengatakan bahwa wilayah pencarian nelayan warga Pesisir Barat Lampung yang hilang saat melaut, diperluas pada Minggu.
“Pencarian nelayan yang diduga hilang di Pesisir Barat pada saat ini mencapai 6 nautical mile atau mil laut dengan melibatkan tiga tim,” katanya di Krui Pesisir Barat, Lampung, Minggu (29/1/2023) sore.
“Tim SAR I menggunakan perahu jukung warga dari posisi terakhir sebelum dinyatakan hilang, menuju area pencarian seluas 6 mil laut oleh tiga tim,” katanya.
Dia mengatakan, Tim SAR II melakukan pencarian menggunakan perahu jukung.
“SRU II menggunakan perahu jukung Basarnas dari LKP menuju area pencarian seluas 5 NM,” kata dia.
Selanjutnya dia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pencarian mulai dari pinggir Pantai Mandiri.
“Melakukan pencarian mulai dari pinggir Pantai Mandiri sepanjang 4 kilometer,” ujarnya.
Masih kata dia, alat yang digunakan untuk pencarian nelayan yang hilang tersebut antara lain, 1 unit truck personil, 1 unit Rescue D-Max, 1 set perahu jukung (Double Stabilizer), 1 set peralatan alkom, APD personal dan peralatan pendukung kainnya.
Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian tersebut kata dia, Tim Rescue Pos SAR Tanggamus, Koramil Pesisir Tengah, Polair Polda Lampung, Polair Polres Lampung Barat, Polsek Biha, Nelayan setempat dan Wwarga sekitar.
Diketahui kronologis peristiwa berawal saat Kamis (26/1) pada pukul 03.30 WIB nelayan atas nama Ujang Sasmita dan Holis berangkat melaut untuk mencari ikan melalui Dermaga Kuala Stabas, Krui Kabupaten Pesisir Barat menggunakan perahu dengan mesin 15 PK.
Kedua nelayan belum kembali hingga pukul 22.00 WIB, padahal biasanya perkiraan kembali ke daratan pada pukul 15.00 WIB, sehingga para penanggung jawab kapal melaporkan hilangnya kedua nelayan kepada pihak berwajib untuk dilakukan pencarian.(ANT)








