BANDAR LAMPUNG – Kinerja perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan IV 2022 tumbuh positif sebesar 5,05 persen dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya 3,94 persen.
“Pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan IV 2022 tumbuh positif 5,05 (yoy) di banding triwulan sebelumnya, hal ini di topang dari pembentukan modal tetap bruto, kinerja konsumsi rumah tangga, serta sektor ekspor,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiyono, melalui keterangan yang diterima, di Bandarlampung, Selasa (14/2/2023).
Ia mengatakan pembentukan modal tetap bruto pada triwulan IV 2022 tumbuh 2,78 persen (yoy) dibanding triwulan sebelumnya sebesar 1,09 persen. Hal ini terjadi akibat adanya perbaikan kinerja investasi swasta.
“Sedangkan untuk konsumsi rumah tangga tumbuh 4,67 persen, meski lebih rendah dari realisasi triwulan sebelumnya sebesar 4,80 persen. Masih bertumbuhnya konsumsi rumah tangga tersebut didorong adanya permintaan menjelang hari besar keagamaan nasional, lalu peningkatan jumlah wisatawan dan tingkat hunian kamar yang di dukung dengan pelonggaran kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat,” katanya.
Ia melanjutkan sedangkan untuk sektor eksternal yaitu dari kinerja ekspor tumbuh 8,88 persen (yoy) meski lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya dengan angka 10,00 persen.
“Peningkatan kinerja ekspor tersebut didukung dari adanya ekspor CPO yang tumbuh 27,28 persen dari triwulan berikutnya 8,41 persen (yoy) dan batu bara sebesar 159,98 persen,” ucap dia.
Menurut dia, dari sisi lapangan usaha juga ditunjukkan adanya pertumbuhan yang terlihat dari perdagangan besar dan eceran yang tumbuh 17,51 persen di banding sebelumnya 16,17 persen.
“Perbaikan kinerja ekonomi Lampung diperkirakan akan terus berlanjut, meski harus mewaspadai beberapa sektor eksternal, selain itu perlu pula menjaga inflasi terkendali,” tambahnya.(*)








