GEDONGTATAAN – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, meresmikan Gedung Serba Guna (GSG) Desa Banjar Negeri, Kecamatan Way Lima, pada Rabu (22/2/2023).
Peresmian itu dilakukan disela acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Way Lima dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pesawaran Tahun 2023.
Dendi berpesan GSG yang diresmikan merupakan gedungnya masyarakat Kecamatan Way Lima.
“Gedung ini milik masyarakat Way Lima, jadi bukan cuma milik warga Desa Banjar Negeri ya,” ujar dia.
Menurutnya, Musrenbang Kecamatan di Way Lima mempunyai arti penting bagi perencanaan pembangunan di Kabupaten Pesawaran pasca pandemi Covid-19 yang dilaksanakan secara partisipatif oleh para pemangku kepentingan untuk menyepakati rencana kegiatan tahun anggaran 2024 yang akan datang.
Ia menerangkan, berdasarkan data rilis terbaru dari Badan Pusat Statistik, bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Pesawaran berhasil turun 1,26% di tahun 2022 (penurunan terbesar ke-2 se- Provinsi Lampung) dari 15,11% menjadi 13,85%, juga terjadi peningkatan nilai IPM dari 66,14 menjadi 66,70.
“Capaian itu tentu menjadi semangat dan motivasi untuk bekerja lebih optimal lagi dan saya juga meminta kepada seluruh jajaran perangkat daerah hingga kecamatan dan desa, bahwa semua program dan aksi yang kita lakukan semua harus mengerucut pada fokus penurunan angka kemiskinan dan permasalahan lainnya seperti stunting dan perlindungan terhadap anak,” jelas dia.
Dendi meminta, Musrenbang kecamatan dimanfaatkan sebagai forum penanganan kemiskinan ekstrim, rembuk stunting dan forum Anak, sehingga nantinya dapat bersama-sama, bahu membahu menyelesaikan permasalahan satu-persatu dari hulu ke hilir baik melalui APBD maupun APBDes.
Bupati Dendi juga mengajak masyarakat agar mengutamakan pendidikan anak dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan memberikan beasiswa kepada anak – anak yang berprestasi.
“Pemerintah Kabupaten Pesawaran Ikut andil di Kampus Institut Diniyah Lampung, kepada masyarakat mari dukung program Pemkab Pesawaran mewujudkan Satu Desa Satu Sarjana dengan mengutamakan pendidikan sampai bangku kuliah,” ucapnya.
Lebih lanjut Dendi meminta masyarakat Kecamatan Way Lima supaya dapat menjaga infrastruktur yang sudah dibangun jangan sampai dirusak oleh pihak dari luar.(MDS)








