KOTABUMI – Ketua Pospera Lampung Utara (Lampura), Juaini, angkat bicara soal pengunduran diri beberapa Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) setempat beberapa waktu yang lalu.
Menurutnya, apa yang menjadi polemik internal di Diskominfo seharusnya bukan untuk dipertontonkan di muka umum.
Sebagai bawahan, kata dia, bilamana ada yang tidak sejalan atau ada kekurangan yang dilakukan atasan baiknya diselesaikan secara internal kedinasan, bilamana tidak ada titik temu, silakan laporkan kepada Inspektorat, ungkap Juaini melalui rillisnya, Jumat (7/4/2023)
Pospera menilai, polemik ini seperti ada pembiaran yang terjadi dalam kemelut internal Kominfo Lampung Utara, karena marwah kepala Dinas sudah tidak dilihat lagi.
“Sebagai atasan kepala dinas, bupati, wakil bupati dan sekda segera mengambil sikap agar kejadian seperti ini tidak terjadi di lingkungan dinas lain,” tegasnya.
Dia menerangkan, dilihat dari kinerja Kominfo saat ini, seharusnya mendapat apresiasi, karena sudah banyak perubahan yang dilakukan dan media di Lampung Utara saat ini sudah mulai tertata rapi menuju ke arah profesional.
“Kalau beberapa orang PPTK yang telah mengundurkan diri karena tidak mau berkerjasama dengan kepala dinas, berarti tidak loyal dan tunduk kepada pimpinan, silakan atasan mengambil sikap jangan sampai karena kemelut yang dilakukan beberapa oknum dinas, program kerja menjadi terhambat,” ungkapnya.
Sebelumnya, pakar hukum di Lampura, Suwardi mengatakan, seorang ASN itu tidak boleh lari dari tanggung jawab.
“Seharusnya apa yang ditugaskan dari atasan harus dilaksanakan sebaik mungkin,” papar Suwardi, Jumat (7/4/2023).
Sedangkan terkait adanya PPTK yang ingin kembali menjadi PPTK, menurut Suwardi, itu sama saja menjilat ludah sendiri.
“Plin plan, dan tidak amanah, diberi tugas malah mengundurkan diri, sekarang mau jadi PPTK lagi,” ujarnya.
“persis seperti anak kecil, nangis minta dibeliin permen, setelah dibeliin diem, terus ketawa lagi, kan aneh ini namanya. Karena seorang ASN itu memang dituntut untuk menjalankan tugas yang diberikan kepadanya dengan baik, dan siap ditempatkan dimana saja,” kata dia lagi.(*)








