Pesawaran – Ketua TP PKK Pesawaran, Nanda Indira Dendi, mengimbau untuk menjaga kompak dan persatuan kuat dalam jemaat.
“Pembangunan perlu proses waktu panjang, dana, dan kebutuhan lainnya yang bisa menimbulkan gesekan dan perpecahan,” kata Nanda Indira dalam Pesta Pembangunan guna renovasi Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Huria Wiyono di Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Ahad (1/10).
Nanda mengatakan, pembangunan rumah ibadah ini ialah hasil kerja keras bersama, yang didasari rasa persaudaraan dan persekutuan antara majelis, jamaat, panitia, dan semua pihak terkait.
“Dengan dukungan dan partisipasi seluruh komponen masyarakat dan jemaat, kita melanjutkan dan menyukseskan pembangunan dengan keyakinan kepada Tuhan yang senantiasa akan menuntun, menyertai, dan memberkati perjalanan hidup kita dalam pengabdian dan karya kita, dalam semangat meneruskan pembangunan,” ucap Nanda.
Dia berharap setelah pembangunan gereja ini selesai, masyarakat dapat memanfaatkan sepenuh hati sebagai sarana peribadatan dan persekutuan umat.
“Semoga jemaat akan semakin tumbuh, rajin, dan taat dalam beribadah, bersekutu, dan melayani sehingga nantinya dapat meningkatkan kualitas iman,” ungkapnya.
Ia pun menekankan, kebersamaan, kerja sama, dan gotong royong ialah kunci kesuksesan dalam usaha apapun. Namun, dia meyakini, pemeliharaan Tuhan, keyakinan iman teguh, dan kesatuan hati jemaat, upaya menyelesaikan pembangunan gedung gereja ini akan tercapai.
“Pembinaan kerohanian harus tetap dijaga dan dipelihara secara berimbang, sehingga dapat meningkatkan kehidupan sebagai orang beriman, meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, yang menjadi wahana penyegaran rohani guna pembinaan karakter bangsa sangat diperlukan kehidupan beragama,” katanya. (*)








