Tulang Bawang Barat – Dalam rangka mencegah meningkatkannya angka stanting di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, Pemkab setempat menggerakkan program pemanfaatan pekarangan rumah, untuk menjadi lahan yang produktif.
Dimana dalam pemanfaatan lahan pekarangan rumah tersebut, mampu menumbuhkan dan meningkatkan perekonomian keluarga, yang berdampak mampu untuk meningkatkan gizi keluarga.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Tulang Bawang Barat Novriwan jaya saat dikonfirmasi awak media terkait pertumbuhan angka stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (13/12).

Menurut Novriwan, dimana lahan pekarangan tersebut dapat diolah dan dijadikan kebun sayuran bagi keluarga, untuk ditanami berbagai sayuran yang sangat memiliki nilai ekonomis yang bersaing.
Seperti budidaya sayuran Kangkung, sawi, bahkan kebun cabe, dan sayuran lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat luas.
“Dengan pemanfaatan lahan tersebut tentunya keluarga akan memiliki pertumbuhan perekonomian yang dapat digunakan untuk membeli makanan yang bergizi yang dibutuhkan oleh pertumbuhan anak – anak,”jelas Novriwan Jaya.
Kegiatan tersebut masih kata Novriwan Jaya juga sejalan dengan program K3 yang saat ini masih dikembangkan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Dalam kesempatan tersebut Novriwan Jaya juga berharap kiranya masyarakat Tulang Bawang Barat dapat melaksanakan program pemanfaatan lahan pekarangan dengan semaksimal mungkin, sehingga dapat memberikan hasil ekonomi yang diharapkan, selain itu, kiranya masyarakat dapat melaksanakan program Hidrofonik.
“Semoga dengan program – program yang tepat guna murah, mudah dan menguntungkan tersebut dapat dijadikan motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan, kesehatan dan menekan timbulnya angka stunting di masyarakat,”imbuhnya. (Medi).








