Dinkes Lambar Ajak Masyarakat Sukseskan Program TOSS TBC

Dinkes Lambar Ajak Masyarakat Sukseskan Program TOSS TBC
Dinkes Lambar Ajak Masyarakat Sukseskan Program TOSS TBC. Foto Istimewa

Liwa – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Barat mendesak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung Program Temukan dan Obati Sampai Sembuh (TOSS) TBC yang telah diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala Dinas Kesehatan Lambar, dr. Widiyatmoko Kurniawan, melalui Kabid Kesehatan Masyarakat Erna Yanti, menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menekan penyebaran penyakit tuberkulosis atau TBC. 

Bacaan Lainnya

TOSS TBC, sebagai pendekatan utama, bertujuan untuk menemukan, mendiagnosis, mengobati, dan menyembuhkan pasien TBC, dengan tujuan utama menghentikan penularan penyakit ini di masyarakat.

Erna Yanti menjelaskan beberapa langkah TOSS TBC yang perlu diketahui masyarakat, yakni:

  1. Temukan gejala di masyarakat.
  2. Obati TBC dengan tepat dan cepat.
  3. Pantau pengobatan TBC sampai sembuh.

Terkait ciri-ciri TBC, Erna Yanti menyebut beberapa gejala seperti batuk lebih dari 2 minggu, sesak pernafasan, berkeringat di malam hari tanpa aktivitas, serta demam yang berulang tanpa sebab. 

Ia juga menyoroti rentannya anak-anak terhadap TBC dengan mencatat gejala khusus pada mereka, seperti penurunan berat badan, demam berkepanjangan, batuk yang tidak membaik dengan antibiotik, kelesuan, dan benjolan di kelenjar daerah leher.

Dinkes Kesehatan Lambar menegaskan komitmen serius dalam mengatasi penularan TBC, menyuarakan bahwa semua Puskesmas, klinik, rumah sakit, dan dokter swasta di Indonesia dapat memberikan pelayanan pengobatan TBC. 

Erna Yanti juga mengajak kepala daerah untuk memberikan dukungan konkret, seperti alokasi anggaran yang memadai, guna menanggulangi TB MDR (Tuberculosis Multi-drug Resistant) atau TB XDR (Tuberculosis Extensively-drug Resistant) yang dapat muncul jika pengobatan tidak dilakukan dengan tepat dan cepat.

Dukungan lintas sektor, termasuk komitmen kepala daerah dalam rencana pembangunan strategis, dianggap sangat penting untuk kesuksesan TOSS TBC. 

Erna Yanti berpesan bahwa dukungan tidak hanya sebatas verbal, melainkan harus diiringi dengan langkah konkret demi pencegahan penularan TBC. 

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan dan menjaga kesehatan.

Tuberkulosis (TBC), penyakit menular paru-paru disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis, menyebar melalui percikan air liur penderita. Dengan upaya bersama, Dinkes Kesehatan Lambar berharap TOSS TBC dapat berhasil mengendalikan penyebaran penyakit yang serius ini di masyarakat.(*/Fai)

Pos terkait