PESAWARAN – Kehadiran Aries Sandi Darma Putra dalam acara pengajian peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Haul Syeikh Abdul Qodir Jailani di Pesantren Mambaul Ulum, Desa Margodadi, Kecamatan Waylima, Kabupaten Pesawaran, Senin (14/10/2024), menimbulkan penyesalan dari Majelis Jam’iyah Ahlit Thoriqoh. Pasalnya, acara tersebut tidak melibatkan unsur politik, termasuk tidak mengundang pasangan calon Pilkada 2024.
KH. Ulinuha, Ketua PCNU Kabupaten Pesawaran, mengonfirmasi bahwa sesuai keputusan panitia, acara pengajian tersebut semula dirancang tanpa campur tangan politik. “Setelah saya tanya panitia, memang tidak ada undangan untuk pasangan calon. Ini disepakati dalam rapat persiapan agar tidak ada unsur politik, terutama karena situasinya sedang Pilkada,” jelasnya melalui telepon.
Dalam acara itu, Aries Sandi sempat menyampaikan pidato yang berisi visi misi pencalonannya di Pilkada Pesawaran 2024. Ia juga berjanji akan memberikan BPJS gratis untuk kepala keluarga yang berusia 80 tahun dan meminta doa ulama serta jemaah agar terpilih sebagai Bupati Pesawaran.
Video pidato Aries Sandi yang berdurasi sekitar lima menit tersebar luas di media sosial WhatsApp. Dalam pidatonya, ia menjanjikan bantuan untuk pondok pesantren dan menegaskan akan meningkatkan jumlah pondok pesantren yang mendapatkan bantuan jika terpilih.
Kepala Desa Margodadi, Aminudin, menegaskan bahwa Aries Sandi tidak diundang oleh panitia acara. “Dalam rapat, kami sepakat tidak melibatkan calon dari pihak manapun. Acara ini murni kegiatan keagamaan,” katanya. Aminudin juga menyayangkan pidato politik yang disampaikan Aries Sandi, yang tidak ada dalam susunan acara resmi.
Kehadiran Aries Sandi dan pidatonya menyebabkan perpecahan di kalangan jemaah. “Hal ini memicu pro dan kontra di masyarakat, dan inilah yang kami hindari dengan tidak melibatkan unsur politik sejak awal,” lanjut Aminudin.
Salah satu panitia juga mengungkapkan bahwa kedatangan Aries Sandi di luar dugaan panitia. “Kalau dia mau datang untuk pengajian, ya tidak masalah, tetapi kami dari awal sudah sepakat untuk tidak melibatkan unsur kampanye,” ujar panitia tersebut.
Upaya konfirmasi kepada Aries Sandi tidak membuahkan hasil, karena ia tidak merespons panggilan telepon maupun pesan WhatsApp dari wartawan. (Maung)








