Refleksi Akhir Tahun 2024, Bupati Dendi Ramadhona Paparkan Capaian Pembangunan Kabupaten Pesawaran

Pesawaran – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menutup tahun 2024 dengan berbagai capaian membanggakan di bidang pembangunan ekonomi, tata kelola pemerintahan, dan penghargaan-penghargaan bergengsi.

Bupati Dendi Ramadhona menyampaikan refleksi ini dalam acara yang digelar di Aula Pemkab Pesawaran pada Senin, 30/12/24.

Pertumbuhan Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan
Bupati Dendi memaparkan, pertumbuhan ekonomi Pesawaran mencapai 5,09% pada Triwulan III 2024, didukung sektor pertanian, industri pengolahan, serta perdagangan besar dan eceran. Pendapatan per kapita meningkat menjadi Rp40,90 juta per tahun, sementara tingkat kemiskinan berhasil ditekan hingga 11,86%, mencatat penurunan tertinggi di Provinsi Lampung.

Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
Indeks Pembangunan Manusia Pesawaran naik signifikan menjadi 70,24 dengan kategori “Tinggi,” mencerminkan keberhasilan di bidang pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Tingkat pengangguran terbuka pun turun menjadi 4,12% pada 2023 berkat pengembangan sektor wisata dan industri.

Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Capaian Indeks Reformasi Birokrasi 2024 berada di angka 68,27, melampaui target RPJMD. Nilai SAKIP meningkat menjadi 64,76 dengan predikat “B”. Indeks Kepuasan Masyarakat juga naik dari 2,98 menjadi 3,20 pada 2024, dan Pesawaran berada di Zona Hijau Ombudsman dengan nilai 87,35.

Deretan Penghargaan Bergengsi
Di akhir laporannya, Bupati Dendi menyebutkan berbagai penghargaan yang diraih, termasuk:

1. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

2. Innovative Government Award (IGA) 2024.

3. Penghargaan Anubhawa Sasana Desa 2024.

4. Universal Health Coverage (UHC) Awards 2024.

5. Baznas Awards 2024.

6. Predikat Kepatuhan Publik.

7. Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Lampung.

8. Terbaik 3 TPKAD Provinsi Lampung.

9. Penghargaan Siger Stunting.

Bupati Dendi optimis capaian ini akan menjadi pijakan untuk menciptakan pembangunan yang lebih inklusif di masa mendatang.

(Red)

Pos terkait