LAMPUNG UTARA – Dugaan sikap acuh Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Lampung Utara terhadap polemik menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai sorotan publik. Berbagai keluhan yang ramai beredar di media sosial membuat masyarakat mempertanyakan peran dan fungsi pengawasan dari pihak terkait.
Ketua Laskar Lampung Indonesia (LLI) Kabupaten Lampung Utara, Adi Candra, menyampaikan kegeramannya terhadap pihak-pihak yang dinilai tidak responsif, khususnya Korwil BGN di daerah tersebut.
“Iya, kami sedang mengatur serta berkoordinasi dengan para pengurus LLI terkait rencana aksi dalam waktu dekat. Kami mendesak Gubernur Lampung untuk mengevaluasi bahkan mengganti Korwil BGN Lampung Utara serta memperketat pengawasan di setiap dapur MBG agar menu yang disalurkan kepada penerima manfaat tidak lagi menuai polemik dan sesuai SOP,” ujar Adi Candra.
Menurutnya, kritik dan rencana aksi tersebut merupakan bentuk komitmen LLI dalam mengawal program strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Adi menegaskan bahwa program MBG memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia sekaligus mendorong terciptanya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami menyampaikan kritik dan mendesak gubernur melakukan evaluasi atau mengganti Korwil BGN Lampung Utara. Tujuannya agar program MBG sebagai salah satu program strategis nasional dapat berjalan dengan baik sesuai harapan Presiden,” tegasnya.
Ia menambahkan, program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak-anak, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, seperti membuka lapangan pekerjaan, mendorong UMKM, serta menggerakkan roda ekonomi di daerah.
Adi juga menyoroti maraknya unggahan masyarakat di media sosial terkait dugaan menu MBG yang dinilai tidak layak.
“Ramainya keluhan orang tua maupun penerima manfaat yang memposting menu MBG di media sosial itu sangat miris. Bahkan sampai hari ini masih banyak unggahan serupa. Namun kami menilai belum terlihat adanya langkah pengawasan yang serius dari Korwil BGN,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, Anggi Prasetyo selaku Korwil BGN Kabupaten Lampung Utara belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui pesan WhatsApp. Nomor yang bersangkutan diketahui aktif, namun belum memberikan respons.
Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna memperoleh keterangan lebih lanjut.
(Red)








