TULANG BAWANG — LAMPUNG Maraknya penyalah gunaan Bahan Bakar Minyak yang di selundupkan oleh oknum-oknum dan mafia BBM di tulang bawang ini berbagai macam cara serts modus para pelaku sindikat yang Merasa bisa mengatur cara kotor dan curang merampas hak masyarakat miskin yang dI subsidikan oleh pemerintah pusat di seluruh penjuru wilayah yang ada di indonesia ini, seperti salah satu contoh di kabupaten tulang bawang provinsi lampung.
Kendaraan- kendaraan mobil Pick’Up yang selama ini memuat dan menjual BBM subsidi jenis solar dan Pertalite menggunakan angkutan kendaraan roda empat (4) Pick’Up dan sejenisnya yang sering kita jumpai di bermacam pelosok wilayah tulang bawang terutamanya rawa jitu dan dente teladas serta gedung meneng maupun nakula.
Kendaran-kendaran yang mengangkut BBM subsidi tersebut di duga rata-rata mengatasnama untuk petani dan nelayan bahkan tidak sedikit yang di jual ke perusahaan yang seharus menggunakan non subsidi,
Kendaraan tersebut di duga tidak memiliki dokumen arah dan kegunaannya baik pengunaan ke petani atau nelayan.
Yang mengatasnama kelompok tersebut di duga fiktip dan tidak ada selembar dokumen sah dan benar.
Saat kami mengkonfirnasi dengan kepala dinas dan kabit dinas perhubungan memaparkan dengan kami awak media, kendaraan yang mengangkut BBM subsidi tersebut harus memiiki rekomendasi atau surat dari dinas perhubungan, Papar Kadis Dishub KENEDI
Lanjut, Tentunya adapun persyaratan surat jalan dari dinas Deshub untuk para kendaraan-kendaran tersebut harus memenuhi persyaratan dari masing masing kebutuhan masyarakat.
Seperti pertanian Tentunya ada rekomendasi dari dinas pertanian
kalau untuk kebutuhan perikanan tentunya ada rekomendasi dari dinas perikanan dan untuk kendaraan perairan tentunya dinas perhubungan bisa mengeluarkan barcode untuk yang menggunakan kendaraan kapal dan spedboad, Ucap kepala Dinas
Rekomendasi yang kami keluarkan harus memenuhi syarat dari masing-masing intansi dinas terkait harus melengkapi persyaratan yang sebagaimana mestinya.
Kepala dinas perhubungan “KANEDI”
Akan Berkordinasi dengan polres tulang bawang serta satuan lalu lintas untuk menertibkan keresahan masyarakat tulang bawang yang selama ini terkait sering merasa kelangkaan BBM jenis solar dan Pertalite. Tutup nya.
Salah satu warga yang sempat kami wawancarai “Yadi menggeluh, kami yang sudah mendapatkan rekomendasi dari dinas pertanian susah untuk mendapatkan pengisian BBM jenis solar subsidi yang sudah jelas surat dari kelompok petani dan ada rekomendasi dari dinas pertaniaan sudah untuk mendapatkan solar subsidi”
Kami mendapatkan arahan dari dinas pertaniaan untuk membeli ke SPBU BUMD hanya mendapatkan kesempatan pengisian satu kali (1) saja di karenakan ada banyak pertanyaan media kami pun di hentikan dari pihak SPBU.
Kelompok tani kami membutuhkan pasukan BBM solar subsidi di saat musim panen dan tanam seperti sekarang ini, Tegas Yadi. (Team Ag)








