BANDAR LAMPUNG — Bank Lampung melakukan penyesuaian internal dan memperkuat layanan digital sebagai strategi menghadapi tantangan industri perbankan 2026. Langkah itu mencakup pembentukan tim khusus hingga ekspansi layanan Agen Laku Pandai Lampung Smart.
Direktur Utama PT Bank Lampung, Indra Merviana, mengatakan penyesuaian struktur organisasi dilakukan agar perseroan lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan perubahan industri perbankan.
“Kami membentuk Unit Kerja Khusus (UKK) Siber di bawah pengelolaan manajemen risiko. Ini bentuk keseriusan kami melindungi data dan transaksi nasabah,” ujar Indra di Hotel Azana Lampung, Jumat (10/7/2026).
Selain memperkuat keamanan digital, Bank Lampung membentuk **Tim Budaya Perusahaan** dan **Tim Sinergi Bisnis** untuk mengoptimalkan layanan dan memperkuat koordinasi internal.
Di sisi layanan, Bank Lampung juga menempatkan Agen Laku Pandai **Lampung Smart** sebagai salah satu fokus ekspansi.
Sosialisasi layanan tersebut akan diperluas ke berbagai kabupaten dan kota di Lampung. Melalui agen Lampung Smart, masyarakat dapat membuka rekening, melakukan setor dan tarik tunai, transfer, hingga pembayaran tagihan tanpa harus datang ke kantor cabang.
Indra menyebut potensi Agen Laku Pandai masih besar, terutama untuk memperluas akses layanan perbankan ke wilayah yang belum terjangkau secara optimal.
“Kami melihat potensi Agen Laku Pandai masih sangat besar untuk mendorong inklusi keuangan di daerah yang belum terjangkau perbankan secara optimal,” ujarnya.
Penguatan layanan digital tersebut tercermin dari pertumbuhan sejumlah indikator hingga pertengahan 2026.
Jumlah **Agen Lampung Smart mencapai 3.107 agen**, tumbuh 53,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, jumlah **merchant QRIS mencapai 12.295 merchant**, meningkat 23,39 persen, dengan konsentrasi terbesar berada di wilayah Bandar Lampung.
Adapun pengguna **Mobile Banking Lampung Online mencapai 186.128 pengguna**, atau tumbuh 22,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penggunaan layanan transaksi digital Bank Lampung oleh masyarakat dan pelaku usaha.
Bank Lampung menyatakan transformasi digital akan terus diperkuat, termasuk melalui pengembangan jaringan agen dan peningkatan keamanan sistem.
Langkah tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan perbankan yang lebih mudah, cepat, dan aman sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.








