Semarak HUT RI ke 81, Turnamen Tanding Merdeka Jadi Ajang Cetak Bibit Altet Tinju

METRO– Sebuah ajang olahraga tinju yang dikemas santai dan penuh semangat digelar perdana di Kota Metro.

‎Acara bertajuk Tanding Merdeka dalam rangka menyemarakan HUT ke 81 Republik Indonesia berlangsung di Jalan Sakura RT 11, RW 02, Kelurahan Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, pada Minggu (16/08/2026).

‎Turnamen bergengsi ini, digerakkan oleh Pemuda-pemudi RW 02, Jalan Sakura 15 Polos.

‎M. Rendi selaku Promotor Merakyat Kreatif Studio penyelenggara boxing Tanding Merdeka mengatakan,
‎ajang yang digelar bersama Metro Boxing Camp itu bertajuk Tanding Merdeka.

‎“Kami dari Promotor Tanding Merdeka mempersembahkan turnamen boxing dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan ke 81 Republik Indonesia,” ujar Rendi.

‎Rendi menjelaskan bahwa, ajang ini menjadi sarana penyalur bakat dan menjaring bibit-bibit atlet khususnya warga di 15 Polos.

‎“Jadi turnamen Tanding Merdeka ini konsepnya memang untuk menjaring bibit-bibit petinju di Jalanan Kota Metro,” jelas Rendi.

‎Lebih lanjut, Rendi mengungkapkan bahwa, Turnamen Tanding Merdeka dibagi menjadi empat kategori divisi yang dipertandingkan dengan memperebutkan sabuk akar rumput.

‎“Untuk jumlah altet total 34 altet dengan 17 pertandingan. Adapun kategori divisi dibagi menjadi 3 yakni Junior Kelas Terbang, Junior Kelas Bulu, dan Junior Kelas Ringan,” ungkap Rendi.

‎Rendi mengatakan, Kejuaraan Tanding Merdeka ini mengusung nama Kejuaraan Sabuk Akar Rumput memiliki arti yang bermakna.

‎“Kenapa namanya Kejuaraan sabuk akar rumput, karena sabuk ini benar -benar dibuat dari warga Kota Metro dan untuk Kota Metro sendiri. Kenapa akar rumput, karena gerakan boxing di lingkungan Jalan Sakura ini terbentuknya secara mengakar,” terangya.

‎Selain itu, konsep Tanding Merdeka memiliki slogan mengajak anak hingga dewasa untuk menjauhi Narkoba dan Judi.

‎“Turnamen Tanding Merdeka ini memiliki slogannya yakni Jauhi Narkoba dan Judi. Kami ingin anak-anak generasi bangsa ini tidak terjerumus kepusaran Narkoba dan Judi saat beranjak dewasa,” ujarnya.


‎Ia berharap, Kedepannya pihaknya optimis dapat menghantarkan anak-anak didiknya ini dapat bertanding di ajang nasional

‎“Saya sangat optimis, melihat potensi anak -anak ini. Karena mereka memiliki bakat yang memumpuni. Sehingga perlu adanya didikan dan pelatihan yamg disiplin, agar mereka semua menjadi atlet dalam mencapai Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang,” tuturnya, (Rahmat)

Pos terkait