Bandarlampung – Setidaknya terdapat 18 titik jalur rawan macet, serta dua titik jalan rawan kecelakaan di wilayah Lampung yang harus dihindari oleh para pemudik, memasuki musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024.
Informasi ini disampaikan oleh Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Lampung, menyikapi adanya beberapa titik rawan macet di sepanjang jalan nasional yang ada di Daerah Lampung.
“Ya, setidaknya ada 18 titik rawan macet, serta dua titik rawan kecelakaan,” terang Kepala BPJN Lampung, Susan Novelia, Minggu (10/12/2023).
Dia menjelaskan, titik rawan macet ada di pasar-pasar tumpah, atau jalur menuju tempat wisata.
“Memasuki Bulan Desember, biasanya tempat-tempat rekreasi (objek wisata) akan diserbu pengunjung dari luar Provinsi Lampung,” kata Susan.
Pasar tumpah maupun objek wisata, dijelaskannya, sebagian besar ada di bagian utara Lampung, meliputi Pasar Sekincau, Pasar Pajar Bulan, Pasar Bukit Kemuning, Pasar Baradatu, Simpang Empat, dan Tugu Payan Mas Kota Bumi.
“Untuk bagian Timur, titik kemacetan biasanya terjadi di Simpang Terbanggi Besar,” terangnya.
Sementara di wilayah ruas jalan nasional bagian barat, ada pada Simpang Gunung Kemala, dan Pasar Krui.
“Sedangkan ruas jalan nasional bagian selatan, titik rawan macet ada di Lampu Merah Kota Agung, Pasar Pringsewu, Pasar Gading Rejo, dan Pasar Kedondong,” jelas dia lagi.
Berlanjut pada ruas jalan area timur, titik macet berada di Exit Tol Terbanggi Besar dan Simpang Terbanggi Besar.
Di wilayah tenggara, titik macet ditemukan pada Pasar Bandar Jaya dan Exit Tol Gunung Sugih KM 60+700, KM 52+200 Kota Metro, serta Pantai Pasir Putih.
“Sedangkan titik rawan kecelakaan, pengguna jalan perlu mewaspadai kedua titik ini. Yaitu, ruas jalan antara Way Galih dan Bergen (tanjakan PJR). Selain itu, ruas jalan nasional antara Bengkunat dengan Sanggi (tanjakan Sedayu),” jelas Susan.(*)








