Way Kanan – Panitia Pemungutan kecamatan (PPK) Blambangan Umpu menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) tingkat Kecamatan pada Pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta Bupati dan wakil Kabupaten Way Kanan Tahun 2024, bertempat di aula kecamatan Blambangan Umpu Way kanan . Selasa (06/08), yang dihadiri oleh
Camat Blambangan Umpu beserta jajarannya Dan panwascam Blambangan Umpu dan jajarannya.
Dalam sambutannya Ketua PPK Arbie dharma Saputra mengatakan, rapat pleno tersebut guna memastikan keakuratan dan validitas data pemilih yang akan digunakan dalam pemilihan serentak tahun 2024, mencegah tidak ada warga yang berhak memilih yang tidak tercatat ataupun sebaliknya, ataupun ada pemilih ganda yang tercatat lebih dari sekali.
“Hal ini penting dilakukan untuk mencegah adanya kecurangan atau ketidakakuratan data yang bisa berdampak pada hasil pemilihan. Karenanya, partisipasi aktif dari berbagai stakeholder sangat diperlukan demi memperkuat legitimasi proses pemutakhiran data pemilih,” kata Arbie dharma Saputra.
Rapat pleno terbuka tersebut lanjut Arbie juga menjadi sarana untuk mensosialisasikan hasil pemutakhiran daftar pemilih kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat mengetahui dan memahami proses yang telah dilakukan untuk memastikan bahwa daftar pemilih yang digunakan sudah valid dan terpercaya.
“Transparansi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pilkada di kabupaten way kanan,”ujarnya.
Untuk diketahui bahwa dari hasil dari rapat pleno PPK tersebut diketahui ada sebanyak 51 TPS dari 13 kampung dan kelurahan di kecamatan Blambangan Umpu, jumlah pemilih laki – laki sebanyak 13.295, pemilih perempuan sebanyak 12.759, total pemilih di kecamatan Blambangan Umpu sebanyak 26.054, hal ini tertuang kedalam berita Acara Nomor 06/PL.2.1-BA/1808.01/2024 .
Tahapan ini merupakan wujud dari komitmen penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan akuntabel yang dilakukan oleh pantarlih yang berkerja secara maksimal melalui pelibatan berbagai pihak yang dilakukan secara terbuka.
“Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para petugas Pantarlih yang telah bekerja maksimal, dan diharapkan tidak ada pihak yang merasa dirugikan atau dicurangi sehingga dapat dipastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat memiliki hak pilih yang sama,”imbuhnya. (Med)








