LAMPUNG BARAT – Identitas jenazah pria yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Gunung Pesagi, Lampung Barat, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Iswanto (31), warga Desa Babakan, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.
Informasi awal mengenai identitas korban mulai tersebar pada Jumat pagi, 16/05/2025, melalui unggahan dan komentar warganet di media sosial. Salah satunya dari akun Facebook bernama Yhanie Zha yang menulis, “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, korban ini tetangga saya. Semoga husnul khatimah.”
Ia juga menyebut bahwa pihak keluarga tengah dalam perjalanan menuju RSUD Alimuddin Umar, Liwa.
Menurut keterangan Solihin, kakak kandung korban, pihak keluarga tidak mengetahui bahwa Iswanto pergi ke Lampung Barat. Terakhir, korban pamit dari rumah pada Minggu, 11/05/2025, tanpa membawa alat komunikasi maupun perlengkapan mendaki.
“Dia pamit dari rumah hari Minggu, tapi kami nggak tahu kalau dia ke Lampung Barat,” kata Solihin saat ditemui di depan rumah sakit, Jumat malam, 16/05/2025.
Solihin menambahkan, Iswanto pernah bekerja di Lampung Barat sekitar dua tahun lalu. Kala itu, ia ikut seseorang bekerja tanpa mengharapkan imbalan besar.
“Dulu pernah, dia ikut orang kerja. Yang penting dikasih makan. Dia nggak banyak nuntut,” ujarnya.
Iswanto juga diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Namun menurut keluarga, ia jarang kambuh dan dikenal sebagai sosok yang pendiam serta taat beribadah.
“Kalau kumat, paling ngamuknya ke keluarga sendiri. Ke orang luar nggak pernah. Tapi ya jarang sekali kumat,” jelas Solihin.
Hal tersebut turut dibenarkan oleh Kepala Dusun setempat, Suprano. Ia menyebut korban sebagai pribadi yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga.
“Orangnya pendiam, nggak banyak bicara. Biasanya kalau keluar rumah pun, pulang lagi,” ujar Suprano.
Barang-barang yang dibawa korban saat ditemukan pun mencerminkan kebiasaannya. Dalam tas miliknya ditemukan baju koko, sarung, tasbih, dan peci.
“Kebersihan dan ibadahnya dijaga. Orangnya rajin mandi, bersih, dan taat,” tambah Solihin.
Kapolsek Balik Bukit, AKP Saptudin, mengatakan korban diduga meninggal dunia akibat kelelahan dan hipotermia. Saat ditemukan, Iswanto tidak membawa perlengkapan pendakian yang memadai.
Pihak keluarga menolak autopsi dan memilih langsung membawa jenazah pulang ke Tanggamus. Proses penjemputan dilakukan pada Jumat malam sekitar pukul 18.20 WIB dari RSUD Alimuddin Umar, Liwa.
Jenazah rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya di Desa Babakan, Kecamatan Pugung.
(Arya/Fai)








