Warga Lampung Utara Adukan Masalah Elpiji 3 Kg ke Menteri Bahlil dan Wapres Gibran

Lampung Utara – Masalah kelangkaan dan mahalnya harga gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Lampung Utara memicu kemarahan warga. Karena merasa tak ditanggapi serius oleh pihak terkait, warga melaporkan langsung persoalan ini ke akun media sosial resmi Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Keluhan tersebut disampaikan melalui kolom komentar Instagram. Salah satu warga dengan akun @iqbalseptiwanjs menulis bahwa banyak pangkalan dan agen resmi diduga bermain harga dan mengabaikan instruksi pemerintah soal distribusi gas subsidi tersebut.

“Izin kanda, saya sudah komentar dan sampaikan apa yang dirasakan masyarakat Lampung Utara terkait para oknum yang diduga tak peduli instruksi kanda soal penyaluran gas 3 kg. Banyak masyarakat beli gas dengan harga tinggi. Bukti-bukti sudah saya kirim lewat pesan,” tulisnya.

Menanggapi komentar tersebut, akun resmi milik Menteri Bahlil membalas singkat: “Noted (dicatat).”

Sementara itu, Mamboel, warga Kelurahan Kota Alam, menyayangkan sikap Pertamina dan instansi terkait yang dinilai hanya melakukan sidak formalitas.

“Kalau memang serius, turun langsung ke lapangan tanpa pemberitahuan. Jangan cuma ke lokasi yang sudah dikondisikan para pengusaha. Tanya masyarakat secara acak, biar tahu kondisi sebenarnya. Kami akan terus kirimkan informasi ke akun resmi Wapres, Presiden, Menteri, dan lainnya sampai mafia migas ini ditindak tegas,” kata Mamboel.

Warga berharap pemerintah pusat segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini dan memberi sanksi kepada oknum nakal yang bermain dalam distribusi gas subsidi.

(Red)

Pos terkait