Lampung Utara — Upaya pembenahan pelayanan kesehatan di Kabupaten Lampung Utara yang tengah digalakkan pemerintah daerah diduga tercoreng oleh buruknya pelayanan pendaftaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HM Ryacudu, Kotabumi.
Di tengah semangat Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara untuk mengembalikan kejayaan RSUD HM Ryacudu sebagai rumah sakit rujukan masyarakat, pelayanan pendaftaran justru dikeluhkan karena terkendala sistem online.
Berdasarkan pantauan di lapangan, mekanisme pendaftaran pasien yang bergantung pada sistem daring diduga mengalami gangguan teknis sehingga menghambat pelayanan. Saat ditanya terkait alternatif pendaftaran manual, oknum pegawai pendaftaran disebut menyatakan bahwa pelayanan hanya dapat dilakukan secara online.
Keluhan tersebut disampaikan Iqbal, biro Media Haluanlampung.com. Ia menyayangkan sikap oknum pegawai yang dinilainya tidak sigap mencari solusi saat sistem mengalami gangguan.
“Pegawai di bagian pendaftaran terlihat ramai, tapi ketika sistem online bermasalah, pelayanan manual tidak dijalankan. Padahal, di banyak instansi pelayanan publik, termasuk di tingkat pusat, selalu ada opsi lain agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” kata Iqbal, saat berobat ke RSUD HM Ryacudu, Kotabumi, Senin (19/01/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut tidak masuk akal secara logika pelayanan publik, terlebih rumah sakit merupakan fasilitas vital yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
“Orang datang ke rumah sakit tentu ingin mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Apalagi Presiden Republik Indonesia terus menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat,” ujarnya.
Iqbal juga berharap Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara dapat melakukan evaluasi dan penegasan terhadap manajemen RSUD HM Ryacudu, khususnya pada lini pelayanan pendaftaran.
“Banyak pasien yang sudah lanjut usia. Saya berharap ini menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terus terulang,” tandasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Direktur RSUD HM Ryacudu Kotabumi serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara. (Red)








