UPTD Puskesmas Way Lima Gulirkan PMT 2026, Fokus Tekan Stunting

PESAWARAN – Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kembali digulirkan UPTD Puskesmas Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Program yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun 2026 tersebut ditujukan untuk meningkatkan status gizi ibu hamil dan balita, sekaligus menekan angka stunting di wilayah kerja puskesmas setempat.

Pihak UPTD Puskesmas Way Lima menyebutkan, PMT tidak hanya berorientasi pada pemberian makanan tambahan, tetapi juga mendorong kemandirian keluarga dalam pemenuhan gizi seimbang berbasis pangan lokal.

“Kami fokus pada kelompok yang paling membutuhkan agar bisa meraih status gizi yang baik,” ujar Ns. Lilis Pujiati, S.Kep., M.Kes, dari UPTD Puskesmas Way Lima, Selasa (03/02/2026).

Kelompok sasaran utama program ini meliputi ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK), balita gizi kurang, balita berat badan kurang (underweight), serta balita yang tidak mengalami kenaikan berat badan.

Berdasarkan data pelaksanaan PMT tahun 2025, tercatat sebanyak 7 ibu hamil KEK menerima PMT selama 120 hari, 79 balita gizi kurang selama 56 hari, 50 balita tidak naik berat badan selama 14 hari, serta 35 balita berat badan kurang selama 28 hari. Sebelum program berjalan, pihak puskesmas juga telah memberikan pelatihan kepada kader kesehatan dan perangkat desa terkait tata kelola PMT.

Untuk tahun 2026, UPTD Puskesmas Way Lima menetapkan target yang lebih terfokus, yakni melayani 6 ibu hamil KEK, 70 balita gizi kurang, 15 balita tidak naik berat badan, dan 30 balita berat badan kurang.
Dalam pelaksanaannya, PMT memanfaatkan bahan pangan lokal seperti telur, ikan, lele, dan daun kelor.

Pengelolaan dilakukan secara swakelola oleh Ketua PKK Desa bersama kader kesehatan yang telah mengikuti pelatihan, kemudian didistribusikan langsung kepada penerima manfaat.

“Selain pemberian makanan tambahan, kami juga memberikan edukasi kepada orang tua agar mampu menyiapkan menu sehat secara mandiri di rumah. Harapannya, status gizi masyarakat di wilayah kami terus membaik,” pungkas Lilis. (Maung)

Pos terkait