LLI Lampung Utara Soroti Dugaan Ketidakjelasan Dana Pembinaan PKK Desa Curup Guruh Kagungan

LAMPUNG UTARA – Dugaan ketidakjelasan pengelolaan dana pembinaan PKK di Desa Curup Guruh Kagungan, Kabupaten Lampung Utara, menjadi sorotan Laskar Lampung Indonesia (LLI) setempat.

Ketua Laskar Lampung Indonesia Kabupaten Lampung Utara, Adi Candra, mengungkapkan pihaknya telah melakukan penelusuran dan mengumpulkan sejumlah keterangan dari berbagai pihak terkait pengelolaan dana tersebut.

Hal itu disampaikan Adi Candra kepada awak media di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LLI Lampung Utara.

“Iya, kami telah melakukan penelusuran dan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak yang sumbernya dapat dipercaya. Terkait pengelolaan dana pembinaan PKK Desa Curup Guruh Kagungan ini patut dipertanyakan,” ujar Adi Candra.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, anggota PKK desa tersebut masih harus mengeluarkan biaya untuk menebus seragam PKK dengan kisaran sekitar Rp80.000 per orang.

Padahal, lanjutnya, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, dana pembinaan PKK di desa tersebut pada tahun 2024 sebesar Rp12.000.000, sementara pada tahun 2025 sebesar Rp8.500.000.

“Seharusnya dengan adanya dana pembinaan tersebut, tidak perlu lagi ada uang tebusan seragam PKK dari anggota,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengumpulkan data serta keterangan terkait realisasi penggunaan dana pembinaan PKK di Desa Curup Guruh Kagungan secara menyeluruh.

“Kami akan mengumpulkan semua data dan keterangan terkait realisasi dana tersebut, dan selanjutnya akan kami koordinasikan dengan aparat penegak hukum,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Curup Guruh Kagungan guna memperoleh klarifikasi terkait dugaan tersebut. (Iqb)

Pos terkait