Kejar Swasembada Cabai, Bupati Way Kanan Instruksikan Warga Manfaatkan Lahan Pekarangan

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 100.3.4.2-6/2026 yang mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam gerakan menanam cabai rawit sebagai langkah strategis menjaga stabilitas pasokan dan mengendalikan inflasi daerah.

Bupati Way Kanan menegaskan, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci penting mengingat adanya kesenjangan signifikan antara produksi dan kebutuhan cabai di wilayah Lampung.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung tahun 2025, total produksi cabai mencapai 13.247 ton, sementara kebutuhan mencapai 29.277 ton, sehingga terjadi defisit pasokan sebesar 16.030 ton.
Kondisi ini menyebabkan harga cabai rawit kerap melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) dan menjadi salah satu penyumbang utama inflasi daerah.

Surat edaran yang ditetapkan pada 14/04/26 tersebut menginstruksikan camat, lurah, kepala kampung, Ketua PKK, hingga jajaran UPT Pertanian untuk memanfaatkan lahan potensial, termasuk pekarangan rumah, guna ditanami cabai rawit.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk menanam cabai secara mandiri guna memenuhi kebutuhan rumah tangga, sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasar.

“Dengan menanam cabai di lingkungan sendiri, kita tidak hanya membantu keuangan keluarga dari fluktuasi harga, tetapi juga berkontribusi pada swasembada cabai berkelanjutan di Way Kanan,” tulis Bupati dalam edaran tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Way Kanan, Falahudin, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung kebijakan tersebut melalui pendampingan kepada kelompok tani (Poktan) dan kelompok wanita tani (KWT).

Pendampingan dilakukan melalui penyuluh pertanian lapangan (PPL) dengan memberikan bimbingan teknis serta monitoring produksi secara berkala di lapangan.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, dan kader PKK, Pemkab Way Kanan optimistis defisit pasokan cabai dapat ditekan secara bertahap, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat. (Med)

Pos terkait