LAMPUNG UTARA — SMA Negeri 1 Bukit Kemuning memberikan klarifikasi terkait tindakan salah seorang guru yang menggunting seragam siswa dan memicu protes serta perbincangan di tengah masyarakat.
Kepala SMA Negeri 1 Bukit Kemuning, Nurhapizah, mengatakan tindakan tersebut terjadi setelah pihak sekolah beberapa kali mengingatkan siswa agar menggunakan seragam sesuai tata tertib.
Menurutnya, sejumlah seragam yang digunakan siswa dinilai telah dimodifikasi sehingga ukurannya terlalu sempit dan tidak lagi sesuai dengan ketentuan sekolah.
“Kalau kita tidak mengetahui secara jelas, memang ketika melihat video atau mendengarnya sangat tidak pantas. Tapi masyarakat dan orang tua juga perlu mengetahui alasan kenapa tindakan itu sampai terjadi,” ujar Nurhapizah.
Ia mengatakan siswa sebelumnya telah beberapa kali diberikan peringatan agar tidak menggunakan seragam yang dinilai tidak sesuai ketentuan.
Menurut Nurhapizah, seragam sekolah merupakan identitas siswa sehingga penggunaannya harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan.
“Sebagai guru, selain mengajar kita juga punya kewajiban mendidik tata krama para siswa dan mengajarkan cara berpenampilan yang baik,” katanya.
Ia menambahkan pihak sekolah menduga sejumlah seragam memang sengaja dipermak sehingga menjadi lebih kecil dan sempit.
Meski demikian, Nurhapizah mengakui tindakan menggunting seragam telah menimbulkan keberatan dari siswa, orang tua maupun masyarakat.
Atas kejadian tersebut, pihak sekolah menyampaikan permintaan maaf.
“Saya sebagai kepala sekolah secara tulus meminta maaf kepada siswa, orang tua dan publik atas kejadian tersebut,” ujarnya.
Nurhapizah juga memastikan pihak sekolah akan mengganti seragam siswa yang telah digunting dengan seragam baru.
“Orang tua tidak perlu khawatir karena seragam mereka tentu akan kita gantikan dengan yang baru dan sama dengan seragam semula,” katanya.
Ia menegaskan pihak sekolah tidak bermaksud merugikan siswa dan berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi dalam penerapan tata tertib ke depan.
Menurut Nurhapizah, sekolah tetap memiliki tanggung jawab mendidik siswa, termasuk dalam hal kedisiplinan dan kerapian, namun penyampaiannya harus tetap dilakukan dengan cara yang tepat.
Pihak SMA Negeri 1 Bukit Kemuning juga berharap komunikasi antara sekolah, siswa dan orang tua dapat diperkuat agar persoalan serupa tidak kembali menimbulkan kesalahpahaman.








