PANARAGAN – Penjabat (PJ) Bupati Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Zaidirina Wardoyo, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh stakeholder dapat berfikir terbuka, juga memiliki visi terintegratif dan inovatif.
Hal itu disampaikan PJ Bupati Zaidirina saat memberikan sambutan pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2023, dan penyusunan RKPD Tubaba tahun 2024, di Aula Sekretariat Pemda setempat pada Selasa (7/3/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, diwakili Kepala Bappeda Provinsi Mulyadi Irsan, pimpinan dan anggota DPRD, seluruh anggota Forkopimda, akademisi dan sejumlah tokoh masyarakat, agama, pemuda.
Menurut Zaidirina, seluruh perangkat daerah harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur. Dengan demikian diharapkan penyelenggaraan pembangunan tahun 2024 akan lebih terarah, terukur dan akuntabel serta mampu menjawab isu-isu strategis.
“Sebab itu dibutuhkan sinergitas, kolaborasi, diskusi, serta proses-proses panjang lainnya yang harus kita lalui,” ujar dia.
Ia juga menjelaskan, Musrenbang tingkat kabupaten merupakan lanjutan proses penyusunan rancangan RKPD Kabupaten Tulangbawang Barat Tahun 2024 yang dimulai dari Musrenbang di masing-masing tiyuh (desa) yang telah dilaksanakan pada bulan Januari 2023, lalu Forum Konsultasi Publik pada tanggal 19 Januari 2023.
“Dilanjutkan dengan musrenbang di tingkat kecamatan pada tanggal 25 Januari sampai dengan 2 Februari 2023, serta forum perangkat daerah pada tanggal 22 Februari 2023,” terangnya.
Karenanya, lanjut dia, Musrenbang pada tahun ini memiliki makna yang sangat penting, karena merupakan penjabaran tahun ke-2 dari RPD Kabupaten Tubaba periode 2023-2026.
Sebab itu pihaknya membutuhkan dukungan seluruh aparatur sekalian dalam upaya bersama-sama membangun.
“Marilah kita membuka dan mencermati beberapa isu strategis dan permasalahan yang masih menjadi kendala dan tantangan di kabupaten kita, dan hal tersebut dapat dijadikan dasar dalam penentuan program dan kegiatan, antara lain; produktivitas dan daya Saing; indeks pembangunan manusia; infrastruktur pelayanan dasar dan kemiskinan ekstrim; prevalensi stunting; reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan,” paparnya.
Sementara, Kepala Bapeda Tubaba Yudiansyah, memaparkan, mursenbang yang di gelar hari ini merupakan forum antar pemangku kepentingan guna memberikan pemikiran, saran dan masukan dalam penyempurnaan berbagai rancangan kerja pemerintah daerah (RKPD) 2024.
“Musrenbang RKPD ini digelar dengan maksud, menyepakati prioritas pembangunan daerah, penyelaras program dan kegiatan pembangunan daerah Kabupaten Tubaba dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi lampung. Selain itu menyepakati program kegiatan pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi,” kata dia.(*)








