Dewas AWPI Dorong DPD/DPC Gelar Aksi Sosial Santuni Anak Yatim
PRINGSEWU – DPC AWPI Kabupaten Pringsewu menggelar buka puasa bersama dengan yatim piatu dan kaum dhuafa. Aksi sosial di bulan yang penuh berkah itu dihadiri Ketua Umum DPP Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia, Hengki Ahmat Jazuli, Sabtu (15/4/23).
Dalam kegiatan memperingati hari jadi AWPI ke-10 itu juga diberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa.
Hadir dalam acara itu Plt Ketua DPD AWPI Lampung H.Barusman didampingi Sekretaris Cut Habibi. Tampak pula Ketua DPC AWPI Pringsewu Ahmad Khattab, Ketua DPC Tubaba Ahmad Abdi Fatoni beserta jajaran dan Sekretaris DPC AWPI Mesuji Sang Didik beserta jajaran.
Anggota Dewan Pengawas AWPI, Iwa, berhalangan hadir, namun, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Haluan Lampung, ia memuji kegiatan yang digelar DPC AWPI Pringsewu.
Iwa meminta, kegiatan serupa diperluas dilakukan seluruh DPD dan DPC AWPI seluruh Indonesia.
“AWPI adalah wadah perjuangan wartawan untuk mencerdaskan anak bangsa sekaligus tempat berhimpunnya wartawan yang prokemanusian dan keadilan. Kami mendorong pengurus dan kader AWPI untuk mengagendakan kegiatan sosial di bulan yang penuh berkah ini,” tulisnya.
Kompetensi Wartawan
Hengki Ahmad Jazuli dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, sebagai organisasi profesi kewartawanan, AWPI pertama kali menggelar Diklatsar di Lampung, termasuk menyelenggarakan UKW bagi anggota dan wartawan pertamakali di Lampung.
“Satu dasawarsa AWPI merupakan tonggak sejarah. Dimana, eksistensi AWPI sebagai organisasi profesi harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat”, ucap Hengky, Sabtu (15/04/2023).
Menurut Hengki, AWPI akan selalu berada di garda terdepan bagi mereka (masyarakat) yang membutuhkan.
“Ada beberapa program kerja AWPI yang akan dilaksanakan di tahun 2023 ini. Salah satunya adalah uji kompetensi wartawan”, jelas Owner dari Haluan Group ini.
Soal dinamika dalam sebuah organisasi sebut Hengki itu adalah sebuah keniscayaan. Namun, hal itu tetap harus bisa disikapi dengan bijak sesuai dengan AD/ART.
“Berkaitan dengan masalah administrasi, akan ada penataan ulang SK dan KTA dalam waktu dekat. Ini sebagai modal utama kita mendaftar dan menjadi konstituen dari Dewan Pers,” ucap Hengki.
(rls)








