Pencarian Bocah Hanyut di Bandarlampung Berlanjut, Wali Kota Usul Libatkan Paranormal

Pencarian Bocah Hanyut di Bandarlampung Berlanjut, Wali Kota Usul Libatkan Paranormal
Pencarian Bocah Hanyut di Bandarlampung Berlanjut, Wali Kota Usul Libatkan Paranormal. Foto Istimewa

Bandarlampung – Upaya pencarian M Nadif, bocah berusia 2,5 tahun yang hanyut di selokan Perumahan Griya Kencana, Rajabasa, masih terus berlangsung hingga hari ini. 

M Nadif dikabarkan hanyut saat bermain di pinggir selokan pada Senin, 8 Januari 2024, sekitar pukul 15.00 WIB. 

Bacaan Lainnya

Dalam situasi genting ini, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengusulkan untuk melibatkan paranormal dalam proses pencarian.

Antori, saksi mata yang juga tetangga korban, kecelakaan tersebut terjadi saat M. Nadif bermain hujan-hujanan bersama ibu dan kakaknya, dan terpeleset ke dalam selokan saat hendak melempar batu. 

Sejak itu, tim gabungan dari berbagai instansi termasuk Basarnas, BPBD, TNI, Polisi, dan relawan setempat telah berusaha mencari Nadif.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bandarlampung, Anthony Irawan, menginformasikan bahwa pencarian telah dilakukan secara intensif. 

“Kami telah mengerahkan sekitar 80 personel dan melakukan pencarian di sepanjang selokan serta memasang jaring, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda keberadaan korban,” ungkap Anthony, Selasa (9/1/2024).

Situasi pencarian diperumit oleh kondisi cuaca buruk dan medan yang ditumbuhi ilalang. 

Anthony menambahkan bahwa tim pencari telah dilengkapi dengan peralatan lengkap, termasuk penerangan dan pelampung, dan wilayah pencarian akan diperluas hingga ke Lampung Selatan.

Sebelumnya, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang mengunjungi lokasi kejadian, mengusulkan pendekatan yang tidak biasa dengan melibatkan paranormal. 

“Coba gunakan orang pintar supaya M Nadif segera ditemukan,” kata Eva.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati selama musim hujan, khususnya terhadap anak-anak yang bermain di dekat drainase atau sungai.

Selain itu, Eva menyampaikan rasa duka kepada keluarga M Nadif dan memberikan santunan. 

Ia menekankan pentingnya pencegahan, mengingat kejadian serupa terjadi di Pasar Tugu pada tahun 2022. 

Pemerintah setempat berencana untuk berdialog dengan pengembang perumahan agar segera mengamankan saluran drainase di area tersebut untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Pencarian M Nadif masih berlangsung, dengan harapan dan doa dari keluarga dan masyarakat setempat agar ia dapat ditemukan dengan selamat.(*/Zul)

Pos terkait