Diduga Bersikap Tidak Responsif, Oknum Pegawai Lapas Kotabumi Dikeluhkan Awak Media

LAMPUNG UTARA – Kemitraan antara lembaga pemasyarakatan dan insan pers selama ini diharapkan dapat berjalan baik guna meningkatkan transparansi pelayanan publik. Bahkan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menekankan pentingnya sikap ramah, sopan, dan responsif dari para petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut pernah disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melalui pernyataan maupun unggahan pada kanal resmi kementerian yang menegaskan bahwa seluruh pegawai harus memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Namun, kondisi berbeda diduga terjadi di lapangan. Kepala Biro Media Haluanlampung.com, Iqbal Seftiawan, mengaku mengalami perlakuan kurang menyenangkan saat mendatangi Lapas Kelas IIA Kotabumi, Lampung Utara.

Menurut Iqbal, kejadian tersebut terjadi ketika dirinya hendak menitipkan makanan kepada salah seorang keluarga yang sedang menjadi warga binaan di lapas tersebut, terlebih di bulan suci Ramadan.

“Iya, karena bulan suci Ramadan saya berniat mengantarkan nasi kepada salah satu keluarga yang menjadi warga binaan. Tapi saya sampai seperti orang tidak dianggap, padahal di depan pintu sedang ramai pegawai,” ujar Iqbal.

Ia mengaku telah menjelaskan maksud kedatangannya kepada petugas yang berjaga, yakni hanya ingin menitipkan makanan karena harus segera kembali menjalankan tugas peliputan di lokasi lain.

“Saya sudah menjelaskan niat saya hanya ingin meminta tolong menitipkan nasi. Posisi saya juga sedang buru-buru karena mendapat panggilan redaksi untuk meliput di salah satu perusahaan di perbatasan kabupaten,” katanya.

Iqbal menambahkan bahwa makanan yang dibawanya hanyalah nasi dengan lauk sederhana dan bukan barang berbahaya. Ia juga telah menyampaikan identitasnya kepada petugas yang berjaga saat itu.

“Isinya hanya nasi dan sambal ayam, bukan barang mencurigakan. Saya juga sudah menjelaskan identitas saya kepada petugas,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, Iqbal mengaku akan menyampaikan keluhan terkait sikap oknum petugas lapas kepada pimpinan di tingkat wilayah hingga pusat.

Ia menyebut akan melaporkan hal tersebut kepada Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Lampung, M. Hilal, serta kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi.

“Saya akan menyampaikan keluhan ini langsung kepada pimpinan, baik di Kanwil Ditjenpas Lampung maupun ke Dirjenpas,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi maupun pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung guna mendapatkan tanggapan resmi terkait peristiwa tersebut. (Red)

Pos terkait