Implementasi PAUD HI Optimalkan Aspek Perkembangan Anak

Bunda PAUD Pesawaran, Nanda Indira Dendi, di Koordinasi dan Kerjasama Paud Melalui Implementasi Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif/Istimewa

GEDONGTATAAN – Bunda PAUD Pesawaran, Nanda Indira Dendi, mengajak gugus tugas Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal.

S.E.,MM buka kegiatan Koordinasi dan Kerjasama Paud Melalui Implementasi Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Desa Sukamaju Kec. Punduh Pidada dan Desa Kampung Baru Kec. Marga Punduh, Senin (6/3/2023).

Bacaan Lainnya

Nanda mengatakan perkembangan anak sebagai generasi penerus bangsa merupakan tantangan sekaligus tanggungjawab yang besar pada periode golden age yang tidak akan terulang lagi yang harus dioptimalkan melalui berbagai stimulus untuk merangsang perkembangan anak mulai dari sisi kognitif, afektif, hingga psykomotorik.

“Oleh karena itu, pendampingan pada anak usia dini haruslah bersifat komprehensif, sehingga membutuhkan detail yang harus di kolaborasikan dengan berbagai pihak,” kata Nanda, di kegiatan koordinasi dan kerjasama PAUD melalui implementasi PAUD HI di Desa Sukamaju, Punduh Pidada dan Desa Kampung, Marga Punduh, Senin (6/3/2023).

Nanda berharap kegiatan ini menjadi salah satu bentuk upaya nyata untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD HI dan sekaligus mendiseminasikan program PAUD HI secara luas, sehingga masyarakat akan memahami bahwa PAUD HI merupakan penanganan anak usia dini secara utuh, yang mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan, serta perlindungan, untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak.

Ia juga menghimbau semua dinas/instansi yang terlibat didalam gugus tugas PAUD HI dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal.

“Koordinasi lintas sektor dan kerjasama kecamatan dan desa untuk mendukung tercapainya PAUD HI berbasis karakter. Karena koordinasi menjadi faktor penting yang menjadi kunci keberhasilan setiap program kerja yang telah disusun,” imbuhnya.

Nanda meminta kegiatan pembinaan ini jangan hanya seremonial saja, harus benar dipahami untuk ketua tim PKK masing-masing wilayah.l

“Jabatan ketua tim PKK adalah tanggung jawab ibu semua, jangan sampai ketua tim PKK tidak bertanggung jawab. Didik anak, agar nantinya anak dapat berahlak dengan baik, sehingga dapat menjadi penerus Kabupaten Pesawaran yang membanggakan,” tegasnya.

Nanda juga mengingatkan masyarakat untuk turut membantu menurunkan angka stunting yang ada di Kabupaten Pesawaran.

“Untuk stunting juga, adalah tanggung jawab kita semua untuk menurukan angka stunting di Kabupaten Pesawaran ini khususnya,” tutupnya.(*/MDS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan