Ini ‘Dosa’ Inspektorat Mesuji Hingga DPC AWPI Meminta Pj Bupati Mesuji Mencopot Inspekturnya

DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Mesuji kesal laporan tertulisnya soal dugaan penyelewengan Dana Desa tidak mendapat respon semestinya. Padahal, menurut Sekretaris AWPI Mesuji Sang Didik, laporannya sudah sesuai prosedur. "Inspektur Mesuji tidak profesional, kami minta bupati mencopotnya," katanya, Kamis (13/4/23).

MESUJI – DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Mesuji kesal laporan tertulisnya soal dugaan penyelewengan Dana Desa tidak mendapat respon semestinya. Padahal, menurut Sekretaris AWPI Mesuji Sang Didik, laporannya sudah sesuai prosedur.

“Inspektur Mesuji tidak profesional, kami minta bupati mencopotnya,” katanya, Kamis (13/4/23).

Bacaan Lainnya

Didik mengaku pihaknya sudah mengirimkan laporan tertulis terkait adanya temuan dugaan peyimpangan dana desa ke Inspektorat Mesuji.

Namun, tambah dia, laporan itu tidak serta merta ditanggapi. Yang terjadi justru terjadi silang pendapat antara Irban IV Andre dan Inspektur Edyson Basid.

Sidik menceritakan, ia pernah mengonfirmasi ke Irban IV melalui sambungan telepon menanyakan perkembangan laporan dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa(DD) di salah satu desa Kabupaten Mesuji.

Saat itu Pak Andre menjelaskan timnya sudah selesai memeriksa dan hasilnya sudah diserahkan ke Inspektur. Selanjut Pak Andre meminta dirinya menanyakan langsung dengan Inspektur Edyson Basid.

Namun keterangan Inspektur IV itu bertolak belakang dengan keterangan Inspektur Edyson Basid.

Kepada Didik Pak Edyson menerangkan terkait laporan AWPI belum ada LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) di meja kerjanya.

Didik selaku pelapor mengaku kecewa atas kinerja Inspektorat Mesuji yang dinilai tidak profesional.

“Laporan kami itu hasil investigasi dan laporan masyarakat. Sudah kami kirim 60 hari lalu,” tegasnya.

Didik akan melaporkan Inspektorat Mesuji ke Menpan RB atau KASN atau ke Polda Lampung.(*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan