Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan seorang pria berjumlah antara tiga orang melakukan aksi pemalakan dan kekerasan terhadap pengendara mobil pengangkut di jembatan Tegineneng, Pesawaran. Video tersebut memperlihatkan sebuah kendaraan truk yang sedang diberhentikan oleh sejumlah pemuda di tengah jembatan Tegineneng.
BANDARLAMPUNG – Terkait video tersebut sudah dibantah oleh Kapolres Pesawaran, Lampung AKBP Pratomo Widodo. “Itu tidak benar, hoak,” kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika melalui Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Minggu.(17/04/23)
Video tersebut dipastikan hoak karena lokasi yang terlihat di-video bukan di jembatan Tegineneng,
Kapolda menjelaslan, jalan di sekitar Jembatan Tegineneng tidak rusak alias mulua, berbeda dengan yang terlihat divideo.
“Jalan di sana mulus, arus lalu lintas berjalan lancar ,” tegasnya.
Kapolda sudah mengecek langsung ke lokasi dan memastikan jalan yang ada di video itu tidak sama. Jalan Lintas Sumatera Tegineneng tidak rusah dan lancar dilalui pemudik.
Polda Lampung akan menyelidiki penyebaran berita hoak tersebut.
(*/MDS).








