Jalur Rumbia, Sempat Diperbaiki Mlehot Lagi: Pusat Turun, Ruas Jalan pun Mulus

Jalur Rumbia, Sempat Diperbaiki Mlehot Lagi: Pusat Turun, Ruas Jalan pun Mulus
Presiden Jokowi saat meninjau progres perbaikan jalan di Lampung Tengah. Foto Istimewa

Bandarlampung – Sempat viral di jejarig sosial disebut sebagai ‘jalan dajjal’, ruas Jalur Lintas Simpang Randu-Seputih Banyak-Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, pun sempat diperbaiki. Hanya dalam hitungan hari perbaikan dilaksanakan, badan jalan pun sontak mulus.

Kabarnya, perbaikan super cepat ini dilakukan hanya untuk menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo, Mei 2023 lalu. Kabar itu pun ternyata ada benarnya. Meski pada akhirnya, banyak pihak kecewa lantaran kualitas jalan tersebut hanya bertahan dalam hitungan hari.

Bacaan Lainnya

Sejumlah media massa merilis ‘kabar tak mengenakkan’ ini. Jalan ditambal kembali rusak. Lapisan aspal pada badan jalan yang diperbaiki, terkelupas dan jalan pun kembali berlubang.

Baca Juga  Tak Sehat, Rokok Justru Sumbang Inflasi Terbesar di Lampung

Kemudian, pada Jumat (27/10/2023) kemarin, Presiden RI Joko Widodo kembali turun ke Lampung. Salah satu titik perhatian Presiden, adalah melihat langsung kondisi perbaikan jalan rusak di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Salah satunya, adalah Jalur Lintas Simpang Randu-Seputih Banyak-Rumbia.

“Hari ini (Jum’at) saya ingin memastikan bahwa apa yang saya lihat lima bulan lalu, semuanya sudah berjalan,” kata Jokowi, melalui siaran Setpres, dikutip Sabtu (28/10/2023) kemarin.

Apa yang dilihat Presiden di Lampung ini, ternyata memang tak ada masalah lagi. Utamanya, soal perbaikan 17 ruas ‘jalan dajjal’ yang sempat booming di media sosial. Rata-rata progres perbaikan, sudah mencapai 60% – 70%. Presiden berharap, seluruh ruas jalan rampung dikerjakan akhir 2023 nanti.

Jalan Lintas Simpang Randu-Seputih Banyak-Rumbia bisa menjadi mulus hanya dalam tempo kurang lebih lima bulan, bukanlah sulap. Sebab, Pemerintah Pusat mengalokasikan Rp800 miliar untuk keperluan ini. Tidak diketahui, anggaran apa yang digunakan Pemprov Lampung ketika proses tambal sulam sebelumnya. Banyak pihak melinai, proses tambal sulam tak lebih sekadar pemborosan anggaran, lantaran kualitas jalan hanya bertahan beberapa hari saja.

Baca Juga  Sifilis Mengancam (Studi Kasus di Lamsel): Setop 'Jajan' Sembarang Tanpa Pengaman!

“Nah, ini yang seperti yang kita lihat di (Kecamatan) Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah ini, baru selesai kira-kira enam puluh persen,” kata Jokowi dalam siaran persnya.

Selain itu, Jokowi juga melihat hasil pekerjaan perbaikan yang dilakukan cukup baik. Dimana menggunakan pengerasan beton atau rigid pavement setebal 30 cm, sehingga bisa tahun sampai puluhan tahun.

“Semuanya sudah mulus, jadi di dalam mobil ya bisa tidur, mulus bener kalau sekarang ini,” terangnya.(*/Dbs)

Pos terkait